[] [ ]readmore

Senin, 16 Januari 2012

Telekomunikasi dan Jaringan


5.1 Sistem Telekomunikasi
            Sistem telekomunikasi terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang mamancarkan informasi dari satu tempat ke tempat lain. Sistem ini dapat memancarkan teks, data, grafik, suara, dokumen, atau video. Komponen utama suatu sistem telekomunikasi meliputi hal-hal berikut :
  • Perangkat Keras
Semua jenis komputer (Desktop, Server, Mainframe) dan pengolah komunikasi (modems atau komputer kecil yang digunakan untukkomunikasi).
  • Media Komunikasi
Media fisik, dimana sinyal elektronik dialirkan, termasuk media tanpa kawat (digunakan dengan Cell Phone dan satelit).
  • Jaringan Komunikasi
            Jalur antar komputer dan alat komunikasi
  • Perangkat Lunak Komunikasi
Perangkat lunak yang mengendalikan sistem telekomunikasi dan keseluruhan proses transmisi.
  • Penyedia Komunikasi Data
            Suatau perusahaan yang menyediakan jasa atau layanan komunikasi data.
  • Protokol Komunikasi
            Aturan untuk mengirimkan informasi pada sistem
  • Aplikasi Komunikasi
Pertukaran data secara elektronik, teleconferencing, videconferencing, e-mail, reproduksi, dan perpindahan dana secara elektronik. Untuk memancarkan dan menerima informasi, suatu sistem telekomunikasi harus melaksanakan sejumlah fungsi terpisah yang transparan kepada pengguna.
           
Sistem telekomunikasi terdiri dari dua sisi :
  • Pengirim Informasi (Tansmitter of Information)
  • Penerima Informasi (Receiver of Information)

Sistem telekomunikasi harus melakukan hal-hal berikut :
  • Memancarkan informasi
  • Membangun/Membuat interface antara pengirim dan penerima
  • Mengirimkan pesan melalui rute yang efisien
  • Memastikan bahwa pesan yang benar diterima oleh penerima yang berhak
  • Memeriksa kesalahan yang terjadi pada pesan dan melakukan penyusunan kembali terhadap format pesan jika perlu.
  • Konversi pesan dari satu kecepatan ke kecepatan lain (komputer pada umumnya lebih cepat dari media komunikasi).
  • Memastikan bahwa alat pengiriman, alat penerima dan jalur komunikasi beroperasi.
  • Menjaga keamanan informasi setiap saat.

5.1.1 Media Telekomunikasi
            Media Telekomunikasi menghantar dua jenis sinyal, digital dan analog. Sinyal analog adalah gelombang kontinyu yang memancarkan informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Sinyal analog mempunyai 2 parameter, yaitu amplitude dan frekuensi. Semakin tinggi gelombang (atau amplitudo), maka semakin kuat bunyi suara, dan semakin tinggi frekuensi. Sinyal digital tidak mempunyai bentuk karakteristik gelombang. Melainkan, adalah denyut nadi terpisah baik dalam keadaan menyala atau tidak. Hal ini memungkinkan sinyal digital untuk menyampaikan informasi dalam suatu format biner yang dapat dengan jelas ditafsirkan oleh komputer.

5.1.2 Prosesor Komunikasi (Communication Processors)
            Prosesor Komunikasi adalah peralatan perangkat keras yang membantu transmisi
dan penerimaan data melalui sebuah sistem telekomunikasi. Contohnya adalah
modem, multiplexer, frint-end processor dan concentrators.

5.1.2.1 Modem
            Pengubahan dari digital ke analog disebut modulasi dan sebaliknya disebut demodulasi. Peralatan yang digunakan untuk melakukan konversi ini dinamakan dengan modem. Modem dalam dalam penggunaannya, digunakan secara berpasangan. Maksudnya saat kita mengirim informasi, informasi tersebut diubah dulu menjadi sinyal analog, kemudian saat diterima, modem yang lainnya, mengubah lagi sinyal tersebut menjadi sinyal digital sehingga dapat dibaca oleh komputer.

5.1.2.2 Multiplexer
            Multiplexer adalah sebuah alat elektronik yang memungkinkan channel komunikasi tunggal untuk membawa transmisi data secara bersamaan dari banyak sumber. Hal ini dapat menghemat biaya karena channel komunikasi dapat berbagi.

5.1.2.3 Front-end Processor
            Front-end Processor digunakan untuk mengatur semua kegiatan rutin berupa kegiatan komunikasi yang biasanya dibebankan pada CPU. Jika CPU yang mengatur semua proses ini, kemampuan dari CPU ini akan ikut berkurang yang akhirnya dapat menyebabkan lambat.
            Fungsi dari Front-end Processor adalah coding dan decoding sebuah data, mendeteksi erros (kesalahan) pada komputer, recovering, recording, interpreting dan memproses informasi yang ditransmisikan. Front-end Processor juga bertanggung jawab atas pengawasan terhadap akses pada jaringan, aktivitas komunikasi data dan lain sebagainya.

5.1.3 Communication Media & Channels
            Untuk melakukan komunikasi data dari suatu lokasi ke lokasi lain diperlukan suatu jalur. Jalur ini disebut communication channels. Communication Channels dibagi atas dua jenis :
  1. Media Kabel (cable media):
    • Twisted Pair Wire
    • Kabel Koaksial
    • Kabel Fiber optic
    • Radio Selular
    • Infra Red
  1. Media Penyiaran (Broadcast Media) :
    • Microwave Transmission
    • Satellite Transmission
    • Radio

5.1.3.1 Twisted Pair Wire
            Twisted Pair Wire adalah bentuk komunikasi data melalui kabel yang paling umum karena digunakan pada banyak jaringan telepon. Kelebihannya adalah murah untuk dibeli, dapat digunakan dalam tembok, atap, lantai. Disamping itu twisted pair wire memiliki kerugian yaitu kemampuannya dalam transmisi/pengiriman data relatif lambat, dan dapat dengan mudah disadap oleh orang tidak seharusnya.

5.1.3.2 Coaxial Cable
            Coaxial Cable adalah kabel yang memiliki satu konduktor copper (tembaga) ditengahnya. Sebuah lapisan plastik menutupi diantara konduktor dan lapisan pengaman serat besi. Kabel koaksial digunakan untuk pengiriman data dengan kecepatan tinggi. Coaxial cable itu lebih mahal dan kurang fleksibel, karena itu jika memindahkan peralatan yang menggunakan coaxial cable, memerlukan biaya tambahan untuk pemrosesan kabel ini. Tipe transmisi data yang melalui coaxial cable :
  • Baseband yang berupa pengiriman secara digital dan tiap kabelnya hanya membawa satu sinyal saja pada suatu waktu.
  • Broadband yang berupa pengiriman secara analog dan tiap kabelnya dapat banyak sinyal secara bersamaan.

5.1.3.3 Fiber Optic
            Teknologi ini merupakan kombinasi dari pengembangan dari laser semikonduktor, yang memungkinkan untuk mengirim data atau informasi melalui kaca fiber dalam bentuk gelombang cahaya daripada melalui arus listrik. Media ini secara signifikan lebih kecil dan ringan , lebih cepat, lebih besar kapasitasnya dan terjaga juga keamanannya. Sebuah fiber dapat menampung sekitar 50.000 panggilan telepon daripada sebuah coaxial cable standar yang dapat menampung sekitar 5500 panggilan.
Channel Keuntungan Kerugian Twisted Pair
·         Tidak mahal
·         Mudah didapat
·         Mudah penggunaannya
·         Tidak dibatasi oleh dinding, ketinggian dan hal2 yang umum dijumpai
·         Lambat (low bandwith)
·         Mudah disadap (low security) Kabel Koaksial
·         Lebih cepat dari Twisted Pair
·         Tidak terlalu peka terhadap gangguan elektromagnetik
·         Relatif lebih mahal dan tidak fleksibel
·         Lebih susah penggunaannya
·         Lebih aman (low to medium security)

Kabel Fiber optic
  • Sangat cepat
  • Relatif lebih murah
  • Keamanannya baik
  • Susah untuk digunakan
Microwave
  • Sangat cepat (high bandwith)
  • elatif tidak mahal
  • Tidak boleh terhalangi pada saat transmisi atau penerimaan data
  • Peka terhadap keadaan lingkungan
Satellite
  • Sangat cepat (high bandwith)
  • Dapat menjangkau
  • Tidak boleh terhalangi pada saat transmisi atau penerimaan data area yang luas
  • Sinyalnya lebih lambat
  • Harus menggunakan enkripsi dalam pengamanannya
Radio
  • sangat cepat (high bandwith)
  • tanpa kabel
  • sinyalnya dapat melewati tembok
  • Murah dan mudah penginstalannya
  • Menyebabkan masalah secara elektrik
  • Tidak boleh terhalangi pada saat transmisi atau peneriman data
  • Peka terhadap penyadapan kecuali telah terenkripsi
Radio Selular
  • Kecepatan lumayan (low to medium bandwith)
  • Sinyalnya dapat Menembus tembok
  • emerlukan konstruksi menara untuk sinyalnya
  • Peka terhadap penyadapan kecuali telah terenkripsi
Infra Red
  • Kecepatannya lumayan (low to medium bandwith)
  • Tidak boleh terhalangi pada saat transmisi atau pengiriman data.
  • Digunakan untuk jarak dekat saja
Tabel Media Kabel

Saat ini kabel fiber optic dibuat dari kaca yang keras dan alami. Metode paling umum yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas kabel yaitu mengirim lebih banyak panjang gelombang diantara tiap fiber dan mengurangi kekuatan sinyal menjadi salah satu masalah untuk transmisi fiber. Kemajuan akhir-akhir ini telah meningkat luar biasa dan meningkatkan kapasitas dari kabel fiber optic. Peningkatan ini dilakukan dengan menggantu kaca fiber dengan hollow glass tubes yang mengandung vacuum.

5.1.3.4 Microwave
            Microwave digunakan pada komunikasi dengan volume tinggi, jarak jauh dan point to point. Jarak menara microwave biasanya tidak boleh melebihi 30 miles. Untuk meminimalkan masalah jarak pandangan, biasanya digunakan antena yang ditaruh di atas gedung-gedung.

5.1.3.5 Satelite
            Kemajuan luar biasa dalam bidang komunikasi adalah penggunaan satelite untuk transmisi secara digital. Sama seperti sistem microwave, satelit menerima dan melakukan transmisi melalui jalur pandangan (line of sigth). Jangkauan satelit sangat luas sekali.

5.1.3.6 Global Positions System
            Global Positions System adalah sistem wireless yang menggunakan satelit agar user dapat mengetahui keberadaan mereka dimuka bumi ini. GPS digunakan pada navigasi pesawat terbang dan kapal laut.

5.1.3.7 Radio
            Radio saat ini digunakan untuk menghubungkan komputer dengan peralatan peripheral atau komputer dengan LAN. Gelombang radio cenderung menyebar lebih mudah melalui dinding. Peralatan ini tidak mahal dan mudah dipasang. Radio juga memungkinkan kecepatan transmisi data tingkat tinggi.

5.1.3.8 Teknologi Radio Seluler (Cellular Radio Technology)
            Cara kerja teknologi ini adalah sebagai berikut : suatu badan atau komisi komunikasi mendefinisikan daerah layanan seluler. Selanjutnya setiap daerah dibagi atas beberapa bagian lagi (cells). Setiap cell memiliki controller (pengawas) dengan teknologi komputer. Setiap cell controller terhubung dengan mobile telephone yang menyediakan hubungan dari sistem seluler ke jaringan telepon.

5.1.3.9 Transmisi Data Seluler Generasi ke-2 (2G)
            Teknologi 2G menyediakan pengiriman digital tanpa kabel (wireless). 2G meningkatkan kapasitas suara dari sistem analog dan menyediakan keamanan yang terjamin, kejernihan suara dan global roaming.

5.1.3.10 Transmisi Data Seluler Generasi ke-2.5 (2.5G)
Teknologi 2.5G meningkatkan digital 2G dan dipasang sebagai upgrade untuk jaringan 2G yang ada.

5.1.3.11 Teknologi Generasi ke-3 (3G)
            Teknologi 3G memberikan pertambahan efisiensi dan kapasitas, pelayanan baru seperti jaringan yang luas untuk PCs dan multimedia, penggabungan satelit dan akses tanpa kabel. Pelayanan ke jaringan seluler dan bandwith yang lebih besar.

5.1.3.12 Mobile Computing
Mobile computing terjadi berdasarkan jaringan radio yang mengirimkan data kepada dan dari mobile computers. Komputer dapat dihubungkan ke jaringan melalui wired ports atau koneksi tanpa kabel (wireless).

5.1.3.13 Layanan Komunikasi Pribadi (Personal Communication Services)
            Teknologi PCs menggunakan power yang lebih rendah, gelombang frekuensi radio yang lebih tinggi daripada yang dilakukan teknologi selular. Power yang lebih rendah maksudnya adalah bahwa PCs cell lebih kecil dan harus lebih banyak serta berdekatan.

5.1.3.14 Munculnya Aplikasi Wireless
            Sejumlah aplikasi wireless bermunculan, meliputi terrestrial fixed wireless, ultrawideband wireless, wireless local loop, Multichannel Multipoint Distribution Service
(MMDS), Local Multipoint Distribution Service (LDMS), dan Free Spcae Laser.

5.1.3.15 Infra Merah (Infra Red)
            Cahaya infra red (infra merah) adalah cahaya merah yang tidak baik untuk dilihat oleh mata manusia. Infra red dapat dimodulasikan dan digetarkan untuk menyampaikan informasi. Kebanyakan aplikasi biasa sinar infra merah ini adalah di dalam TV atau videocassette recorder remote control. Dengan komputer, pengirim dan penerima cahaya infra red digunakan untuk koneksi jarak dekat antara komputer dengan peralatan lainnya atau antara komputer dengan jaringan lokal.

5.1.4 Karakter Media Komunikasi
            Media komunikasi mempunyai beberapa karakteristik yang menentukan efisiensi dan kemampuanya. Karakteristik ini meliputi kecepatan pengiriman, tujuan pengiriman, dan ketepatan pengiriman.

5.1.4.1 Kecepatan Pengiriman
Bandwith merupakan rentang frekuensi yang ada di berbagai channel komunikasi. Bandwith adalah konsep yang sangat penting didalam komunikasi karena kapasitas pengiriman di berbagai channel sangat tergantung pada bandwithnya. Umumnya, bandwith yang besar memiliki kapasitas channel yang besar juga.
            Kecepatan beberapa channel komunikasi adalah sebagai berikut:
  • Twisted Parr Wire : 300 bps to 10 Mbps
  • Microwave : 256 kbps to 100 Mbps
  • Satellite : 256 kbps to 100 Mbps
  • Coaxial Cable : 56 kbps to 200 Mbps
  • Fiber Optic Cable : 500 kbps to (theoretically) 25 Tbps

KET :
Mbps = Juta Bits per detik
Kbps = Ribuan Bits per detik
Theoretically = Secara Teori
Tbps = Trilyun Bits per detik

5.1.4.2 Cara Pengiriman (Transmission Mode)
            Pengiriman data dapat berupa asynchronous atau synchronous. Didalam pengiriman asynchronous, hanya satu karakter dikirim atau diterima pada suatu waktu. Ini umumnya digunakan hanya untuk pengiriman data dengan kecepatan relatif lamban. Sedangkan pengiriman synchronous, sekumpulan karakter dikirimkan melalui jalur komunikasi dalam bentuk bit yang berkesinambungan, sementara pengiriman data dikontrol oleh sinyal waktu yang dihasilkan oleh peralatan pengiriman. Pengiriman synchronous umumnya digunakan untuk pengiriman data bervolume besar pada kecepatan tinggi.

5.1.4.3 Ketepatan Pengiriman (Transmission Accuracy)
            Sebuah jaringan komunikasi elektrik, apakah menggunakan kabel atau radio, menjadi perhatian utama, sehubungan dengan permasalahan seperti badai, sinyal dari saluran lain, dan fenomena-fenomena lain yang dapat menyebabkan error.
            Jika dideteksi terdapat error pada saat pengiriman, ada 2 jenis tindakan yang dapat
dilakukan, yaitu :
  1. Backward Error Connection
Kembali ke pengirim dan mengajukan pengiriman ulang terhadap keseluruhan data untuk suatu bagian tertentu, jika dapat diidentifikasi.
  1. Forward Error Connection
Menggunakan knowledge mengenai message stream dan algoritma matematika, sehingga memungkinkan penerima untuk memperbaiki data yang diterima tanpa harus kembali ke pengirim.

5.1.5 Perusahaan dan Pelayanan Telekomunikasi (Tellecomunication Carriers and Services)
Perusahaan telekomunikasi (tellecomunication carrier) menyediakan teknologi komunikasi (contoh : saluran telepon, satelit, dan perangkat lunak komunikasi) dan layanan yang diperlukan untuk komunikasi data. Perusahaan yang umum adalah perusahaan telepon jarak jauh. Sebagai contoh: AT&T, MCI, dan Sprint adalah perusahaan umum yang digunakan untuk layanan jarak jauh dan untuk tujuan khusus seperti WATS.

5.1.5.1 Switched and Dedicated Lines
Switched lines adalah jalur atau saluran telepon yang disediakan oleh suatu perusahaan dan dapat diakses dari komputer untuk memindahkan data ke computer lain. Perpindahan data diteruskan melalui jalur menuju tujuan. Switch merupakan sirkuit khusus untuk meneruskan atau menyalurkan pesan melalui jalur tertentu dalam suatu sistem telekomunikasi.
Dedicated lines juga disebut leased lines. Dedicated lines menyediakan koneksi konstan di antara dua alat tanpa perlu melakukan switching atau dialing. Saluran ini beroperasi pada kecepatan lebih tinggi dibanding switched lines dan digunakan untuk transaksi yang volumenya besar. Suatu dedicated line mungkin mampu menangani data digital saja, atau mungkin saja mampu untuk menangani data digital dan suara seperti kemampuan saluran telepon standar. Ketika dedicated lines telah dirancang secara khusus untuk transmisi data, maka kesalahan transmisi yang dihasilkan akan lebih sedikit dibandingkan dengan saluran telepon biasa.

5.1.5.2 Wide-Area Telecomunication (WATS)
            WATS adalah suatu metoda untuk billing customers yang menggunakan media voiceband. WATS menggunakan toll-free 800 dan 888 angka-angka. Perusahaan yang menggunakan WATS memebayar tagihan kepada perusahaan telepon, bergantung pada level layanan dan penggunaan.

5.1.5.3 Telepon dan Layanan Hubungan Telepon (Telephone and Dialing Services)
            Telephone and Dialing Service adalah perusahaan yang umum menyediakan layanan telepon ke rumah – rumah dan perusahaan – perusahaan. Layanan lain ditawarkan oleh perusahaan terdiri dari kemampuan untuk memiliki hanya satu nomor untuk telepon perusahaan, telepon rumah, komputer pribadi, fax, intelligent dialing (Jika jaringan telepon yang dituju sedang sibuk, dapat dilakukan pemanggilan ulang beberapa waktu lagi.), dan call priority (Hanya memperbolehkan penerimaan terhadap panggilan tertentu untuk suatu waktu tertentu.).
Saat ini, banyak sistem telepon yang memiliki identifikasi nomor secara otomatis atau Automatic Number Identification (ANI), yang juga dikenal dengan sebutan caller ID. ANI akan mengidentifikasi dan menampilkan nomor panggilan yang masuk sehingga dapat melindungi orang dari panggilan – panggilan yang tidak diinginkan.

5.1.5.4 Layanan Jaringan Digital yang Terintegrasi (Integrated Services Digital Network / ISDN)
            ISDN adalah teknologi transmisi data kecepatan tinggi yang memungkinkan para pemakai untuk memindahkan suara, video, gambaran, dan data secara bersamaan pada kecepatan tinggi. ISDN mengunakan saluran telepon yang ada dan menyediakan dua tingkatan layanan; Basic Rate ISDN dan Primary Rate ISDN. Basic Rate ISDN melayani alat tunggal dengan 3 chanel. 2 channel B(Bearer) dengan kapasitas transmisi 64Kbps data digital. Yang ketiga atau channel D adalah channel dengan kapasitas 16Kbps yang bertujuan untuk pemberian isyarat (signaling) dan pengontrolan informasi. Primary Rate ISDN menyediakan bandwidth 1,5Mbps. Bandwidth tersebut mengandung 23 channel B dan satu channel D. Generasi ke dua dari ISDN adalah broadband ISDN (BISDN), yang menyediakan channel transmisi yang mampu mendukung laju transmisi (transmision rate) lebih besar dari laju Primary ISDN.

5.1.5.5 Jalur Langganan Digital (Digital Subscriber Line)
            DSL menyediakan transmisi data digital kecepatan tinggi dari rumah-rumah dan perusahaan-perusahaan bisnis melalui saluran telepon yang ada. Saluran telepon yang ada adalah analog dan transmisi adalah digital, sehingga dibutuhkan modem dengan teknologi DSL.

5.2 JARINGAN
Suatu jaringan komputer terdiri dari media komunikasi, peralatan - peralatan, dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menghubungkan dua atau lebih system komputer dan/atau berbagai peralatan. Jaringan komputer penting untuk organisasi modern dengan alasan : Sistem Jaringan Komputer memungkinkan organisasi untuk lebih fleksibel dan mudah beradaptasi terhadap kondisi bisnins yang berubah – ubah dengan cepat.
Jaringan memungkinkan prusahaan utnuk berbagi perangkat keras , aplikasi komputer, dan basis data antar organisasi. Jaringan memungkinkan pegawai – pegawai dan kelompok kerja yang tersebar di daerah yang berbeda – beda utnuk berbagi dokumen, ide, pendapat, dan berinteraksi secara lebih efisien dan efektif. Jaringan meningkatkan link antara perusahaan – perusahaan bisnis dan antara perusahaan – perusahaan bisnis dengan pelanggannya.

5.2.1 Jaringan Area Lokal (Local Area Network / LAN)
Jaringan Area Lokal (LAN) menghubungkan dua atau lebih peralatan komunikasi dalam jarak 2000 kaki (pada umumnya didalam bangunan yang sama), sedemikian sehingga tiap-tiap alat pemakai pada jaringan mempunyai potensi untuk berkomunikasi dengan peralatan-peralatan yang lain. Suatu LAN memungkinkan sejumlah besar para pemakai untuk berbagi sumber daya (resources) perusahaan (seperti storage devices, printer, program dan file data) dan mengintegrasikan fungsi – fungsi ke dalam sistem tunggal.
Topologi suatu jaringan adalah layout fisik dan keterhubungan (connectivity) suatu jaringan. Protokol (protocol) tertentu atau peraturan tentang komunikasi sering digunakan untuk topologi tertentu, namun kedua konsep itu berbeda. Topologi merupakan cara channel berhubungan dengan nodes semenatra protokol merupakan aturan komunikasi data yang berlangsung pada channel tersebut. Terdapat 5 ssstopologi jaringan dasar, yaitu :
a. Start Network
Gambar Star Network
b. Bus Network
Gambar Bus Network
c. Ring Network
Gambar Ring Network
d. Hierachical Network
Gambar Hierarchical Network
e. Hybrid Network
Gambar Hybrid Network
            Setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangan. Ketika pengembang system memilik topologi, pengembang harus mempertimbangkan permasalahan – permasalahan seperti delay, kecepatan, kehandalan, kemampuan untuk mengatasi kegagalan koneksi, dan lain sebagainya.

5.2.1.1 Teknologi LAN
            Server file LAN adalah tempat penyimpanan dari berbagai macam perangkat lunak dan file data untuk jaringan. Server menentukan siapa yang mendapat akses dan pada saat kapan. Server dapat berupa mikro komputer dengan hard drive berkapasitas besar dan akses cepat, atau dapat berupa log station, mini computer, atau main frame.
Gateway jaringan menghubungkan LAN dengan jaringan umum atau jaringan perusahaan sehingga LAN dapat bertukar informasi dengan jaringan di luarnya. Gateway adalah prosesor komunikasi yang dapat menghubungkan jaringan berbeda – beda dengan melakukan translasi dari suatu protokol ke protokol yang lain. Britch menghubungkan 2 jaringan yang berjenis sama. Router meneruskan/melanjutkan pesan melalui beberapa LAN yang terhubung atau WAN. Satu LAN terdiri dari teknologi kabel atau tanpa kabel yang menghubungkan peralatan individu, network interface cards, dan perangkat lunak untuk mengontrol aktivtas LAN. Network interface cards menspesifikasikan laju transmisi data, ukuran pesan, informasi pengalamatan, dan topologi jaringan.

5.2.1.2 Wireless Local Area Networks (WLANs)
Teknologi WLAN menyediakan jaringan LAN melalui jarak pendek, khususnya batas antara kurang dari 150 meter dan biasanya dalam satu gedung.

5.2.1.3 Teknologi Bluetooth
Bluetooth adalah teknologi tanpa kabel yang memungkinkan peralatan digital seperti computer, printer, keyboard, cellphones, dan palm pilots untuk berkomunikasi satu sama lain melalui frekuensi radio berkekuatan rendah. Permasalahan dengan bluetooth adalah keamanan, kecepatan transmisi, dan biaya.

5.2.1.4 Private Branch Exchanges (PBX)
PBX adalah jenis dari LAN. PBX adalah komputer dengan tujuan khusus yang mengontrol telephone switching pada suatu perusahaan. PBX dapat membawa suara dan data dan melaksanakan fungsi dengan variasi yang luas untuk membuat komunikas lebih nyaman dan efektif, sperti call waiting, call forwarding, dan voice mail. PBX juga menawarkan fungsi – fungsi yang bertujuan untuk mengurangi biaya, seperti mengurangi jumlah outside lines, menyediakan internal extensions, dan menentukan routing dengan biaya terendah.

5.2.2 Wide Area Networks
WAN merupakan jaringan yang meliputi daerah geografis yang luas. Pada umumnya, WAN disediakan oleh perusahaan – perusahaan penyedia layanan. WAN meliputi jaringan regional seperti perusahaan telepon, atau jaringan internasional seperti penyedia layanan komunikasi global. WAN biasanya memiliki sirkuit berkapasitas sangat besar, dengan jumlah prosesor komunikasi yang banyak sehingga memungkinkan untuk menggunakan sirkuit secara efisien. WAN dapat berupa kombinasi dari switched dedicated lines, microwave, dan satelit komunikasi. WAN dapat menggunakan jenis topologi jaringan manapun dari kelima topologi jaringan dasar, tapi pada umumnya WAN menggunakan topologi star dengan tujuan dapat melakukan kontrol terhadap jaringan dengan lebih ketat.

5.2.2.1 Value Added Networks
VAN adalah jaringan private yang diatur oleh pihak ketiga dan digunakan oleh lebih dari satu organisasi dengan tujuan biaya yang ekonomis dalam hal layanan dan pengaturan jaringan.

5.2.2.2 Virtual Private Networks (VPNs)
VPN adalah WAN yang dioperasikan oleh perusahaan. VPN menyediakan suatu gateway di antara LAN perusahaan dan internet, dan memungkinkan akses terhadap e-mail jaringan perusahaan, file, atau intranet, melalui koneksi internet. Suatu server VPN menangani keamanan seperti autentikasi izin akses dari ineternet ke intranet. Data yang berpindah melalui internet berupa bentuk terenkripsi. VPN sangat efektif untuk ekstranet karena memungkinkan penggunaan di antara rekan – rekan bisnis dari pada menggunakan VAN yang mahal

5.3 Sistem Operasi Jaringan
Adalah sistem software yang mengatur peralatan hardware, media komunikasi, dan channel dalam jaringan. Network Operating System (NOS) memungkinkan berbagai peralatan untuk berkomunikasi satu sama lain, contoh Netware dan Windows NT merupakan NOS yang popular bagi LANs.

5.3.1 Perangkat Lunak Manajemen Jaringan
Perangkat lunak yang ditujukan untuk manajemen jaringan berfungsi mengurangi waktu yang digunakan untuk tugas rutin, seperti remote, instalasi elektronik dari software baru dalam berbagai peralatan pada suatu jaringan, dan juga menyediakan respon yang lebih cepat untuk masalah jaringan, pengendalian yang lebih besar antar jaringan, dan melakukan diagnosa terhadap permasalahan – permasalahn peralatan yang terhubung ke jaringan. Pada kesimpulannya, perangkat lunak manajemen jaringan melakukan fungsi yang mengurangi kebutuhan akan sumber daya manusia untuk mengatur jaringan.

5.3.2 Protokol
            Yaitu sekumpulan peraturan dan prosedur yang mengatur transmisi pada jaringan. Fungsi utama dari protokol dalam jaringan adalah line access dan collision avoidance. Line access adalah mengenai bagaimana peralatan pengiriman mendapat akses ke jaringan untuk mengirim pesan. Collision avoidance adalah mengenai peraturan pengiriman pesan sehingga 2 pesan tidak bertubrukan satu sama lain dalam jaringan.

5.3.2.1 Ethernet
            Protokol yang paling umum adalah 10 Base T. 10 Base T maksudnya adalah jaringan memiliki kecepatan 10 MBPs. Protokol paling umum digunakan pada perusahaan besar adalah Gygabit Ethernet.

5.3.2.2 Transmission Control Protocl / Internet Protocol (TCP/IP)
            TCP/IP adalah protocol pengiriman file yang dapat mengirim file informasi kapasitas besar di antara jaringan dengan jaminan data akan sampai pada tujuan dalam bentuk yang sama seperti aslinya. TCP/IP memungkinkan pengiriman yang efisien dan tanpa kesalahan (error) di antara sistem yang berbeda – beda.

5.3.2.3 Komunikasi diantara Protocol
            Peralatan jaringan dari perusahaan – perusahaan yang berbeda – beda harus berkomunikasi satu sama lain dengan mengikuti protokol yang sama. Hal ini menyebabkan perlu dilakukan standardisasi terhadap komunikasi data. Beberapaorganisasi di antaranya Electronic Industries Association (EIA), Consultative Committee for International Telegraph and Telephone (CCITT), dan International Standard Organization (ISO) telah membangun Protocol Interface Electronic yang digunakan secara luas dalam industri.

5.3.3 Tipe Transmisi Data
            Berbagai tipe teknologi transmisi data, misalnya packet switching, frame relay, fiber distributed data interface, asynchronous transfer mode, switching hubs, synchronous
optical network, dan T carier systems.

5.3.3.1 Packet Switching
            Packet switching membagi – bagi suatu blok teks menjadi bagian – bagian kecil, sekelompok data yang dinamakan paket. Paket dari data yang dihasilkan pada suatu sumber dapat diteruskan melalui jalur yang berbeda – beda dalam jaringan, dan mungkin dapat disusun ulang menjadi pesan aslinya ketika mencapai tujuan.

5.3.3.2 Frame Relay
Frame Relay adalah layanan jaringan yang ter-share yang memaketkan data menjadi frame yang menyerupai paket. Frame Relay merupakan versi paket switching yang lebih cepat dan kurang mahal.

5.3.3.3 Fiber Distributed Data Interface (FDDI )
FFDI memindahkan data di sekitar lingkaran jaringan, namun dengan bandwidth 100Mbps di mana ini lebih cepat dari standar jaringan lingkaran (Ring Network) yang memiliki kecepatan 10 – 13 Mbps.

5.3.3.4 Asynchronous Transfer Mode (ATM)
Jaringan ATM memungkinkan permintaan terhadap bandwidth yang tidak terbatas. Jaringan ini membagi – bagi data menjadi beberapa cells di mana masing – masingnya terdiri dari 53 grup. Tiap grupnya terdiri dari 8 bytes. ATM menciptakan koneksi virtual untuk transmisi paket.

5.3.3.5 Switch Hub Technologies
Switch Hub Technologies sering digunakan untuk meningkatkan jaringan lokal. Teknologi Switch Hub dapat mengubah banyak jaringan LAN kecil menjadi satu jaringan LAN besar.

5.3.3.6 Synchronous Optical Network (SONET)
SONET adalah standar interface untuk memindahkan sinyal digital melalui link fiber optic yang memungkinkan integrasi atas transmisi dari berbagai perusahaan.

5.3.3.7 T-Carier Systems
T-Carier Systems adalah sistem transmisi digital yang mendefinisikan sirkuit yang beroperasi pada laju yang berbeda – beda, yang digunakan untuk membawa voice call tunggal.

5.4 Strategi Proses Jaringan
Respon jaringan terhadap waktu dan availability dipandang secara luas sebagai kunci permasalahan bagi manager sistem informasi. Kinerja dari sistem informasi jaringan dan software pengaturan jaringan telah berkembang sehingga pengguna tidak dapat membedakan akses komputer dalam jarak dekat atau jauh. Hal ini disebut bahwa jaringan transparan (transparent) terhadap user. Untuk mencapai tingkat kinerja seperti ini biasanya melibatkan proses terdistribusi (Distributed Processing). Dengan menggunakan jaringan permintaan proses dalam suatu organisasi dapat didistribusikan secara tepat ke mesin yang berbeda – beda pada lokasi yang berbeda – beda. Hal ini menyebabkan proses lebih cepat dan efisien.

5.4.1 Jenis-Jenis Proses Terdistribusi
5.4.1.1 Terminal to Host Processing
            Dengan Terminal to Host Processing, aplikasi dan basis data berada pada computer Host. Pengguna- pengguna berinteraksi dengan aplikasi tersebut dengan terminal “dumb”.

5.4.1.2 File Server Processing
            Dengan File Server Processing, database dan aplikasinya terletak pada suatu komputer yang disebut dengan file server. Sehingga ketika users memerlukan data dari file server, file server akan mengirim kepada users keseluruhan data yang diminta.

5.4.1.3 Client/Server Architecture and Processing
Client Server Architecture menghubungkan 2 atau lebih komputer di mana beberapa mesin (server) melakukan fungsi perhitungan untuk pengguna pada komputer client. Dengan Client Server Architecture, organisasi dapat membuat sistem lebih cepat dan lebih hemat, dengan mendapatkan efisiensi yang berasal dengan memiliki mesin yang sesuai untuk menangani ukuran yang sesuai dari proses dan penyimpanan. Dengan pendekatan client/server, komponen-komponen dari suatu aplikasi dapat didistribusikan pada perusahaan daripada dikontrol secara terpusat. Komponenkomponen yang dapat didistribusikan tersebut adalah komponen presentasi(presentation component), application logic, dan kompenen manajemen data.
            Ada 5 model implementasi dari client/server yang membagi-bagi ketiga komponen diantara server dan client :
  1. Distributed Presentation
Ketiga komponen terletak pada server tetapi presentation logic juga ditemukan pada client.
  1. Remote Presentation
Application logic dan database management terletak pada server, presentation logic terdapat pada client.
  1. Distributed Function
Data management terdapat pada server, dan presentation logic terdapat pada client.
  1. Remote Data Management
Database Management terletak pada server, sedangkan dua komponen lainnya terletak client.
  1. Distributed Data Management
Ketiga komponen terletak pada user, dengan database management terdistribusi antara server dan client.

Berikut ini merupakan daftar keuntungan dan batasan atau kekurangan dari arsitektur Client/Server untuk proses pada jaringan :
Keuntungan Kekurangan
  • Jaringan tidak melewati batas dengan seluruh file yang sedang ditransfer.
  • Microcomputers dengan processing power yang independent lebih sulit untuk dikoordinasikan pada jaringan.
  • Integritas file lebih mudah dipelihara karena hanya server yang mengupdate file.
  • Terdapat kesulitan dalam menulis software yang membagi proses di antara client dan server.
  • Keamanan file lebih mudah dijaga dengan server yang penuh control terhadap data file.
  • Server khusus dapat menjadi lamban ketika banyak client yang membutuhkan pelayanan.
Tabel Keuntungan dan Kerugian Arsitektur Clien/Server Jaringan

5.4.1.4 Pengolahan Peer to Peer (Peer to Peer Processing)
            Peer to Peer Processing adalah proses terdistribusi yang memungkinkan dua atau lebih komputer untuk mengumpulkan resources. Resources seperti disk drives¸CDROM drives, dan printer menjadi shared resources yang dapat diakses dari setiap komputer. Berbeda dengan jaringan client/server, di mana informasi jaringan disimpan pada server yang tersentralisasi, informasi pada jaringan Peer to Peer tidak tersentralisasi. Hal ini dikarenakan setiap komputer pada jaringan Peer to Peer memiliki disk drives masing – masing yang dapat diakses oleh setiap komputer.
            Setiap komputer bertindak sebagai client dan server dan memiliki akses transparan terhadap semua file pada semua komputer. Sistem operasi jaringan Peer to Peeryang terkenal adalah Microsoft’s Windows 2000 dan Windows XP, Novell Netware dan Appleshare. Kebanyakan sistem operasi ini memungkinkan setiap komputer untuk menentukan resources mana yang tersedia untuk dapat digunakan oleh pengguna lain. Keuntungan dari arsitektur Peer to Peer adalah sebagai berikut :
  • Tidak membutuhkan Network Administrator.
  • Pembuatan dan pemeliharaan jaringan cepat dan tidak mahal.
  • Setiap komputer dapat menyediakan file cadangan untuk komputer lain demi keamanan.
  • Merupakan jaringan yang paling mudah pembangunannya.

5.4.2 Sistem Terbuka dan Jaringan Perusahaan (Open Systems
and Enterprise Networking)
Sistem terbuka (Open Systems) adalah sistem yang memungkinkan semua komputer terhubung dengan baik dan berinteraksi dengan peralatan computer lainnya, tanpa memperhatikan ukuran, sistem operasi, atau aplikasi. Hal ini merupakan tujuan dari perancang Sistem Informasi selama beberapa tahun, dan sekarang telah terealisasikan. Open System dapat menyediakan fleksibilitas dalam mengimplementasikan solusi Teknologi Informasi, optimisasi terhadap efektivitas penghitungan dan kemampuan untuk menyediakan level baru dari fungsi yang terintegrasi untuk memenuhi permintaan pengguna. Open System memerlukan konektivitas diantara berbagai macam komponen dari sistem.
Konektivitas adalah kemampuan dari berbagai macam resources komputer untuk berkomunikasi satu sama lain melaului peralatan jaringan tanpa intervensi dari manusia. Konektivitas memungkinkan portability, interoperability, dan scalability. Portability adalah kemampuan untuk memndahkan aplikasi, data, bahkan orang dari suatu sistem ke sistem lain dengan penyesuaian yang minimal. Interoperability merupakan kemampuan dari sistem untuk bekerja bersama dengan berbagi aplikasi, data, dan resources komputer, Scalability adalah kemampuan untuk menjalankan aplikasi tanpa perubahan pada setiap open system, dimana hardware dapat berupa PC sampai dengan supercomputer. Open Systems dan konektivitas telah memungkinkan jaringan untuk memperluas organisasi

5.5 Aplikasi Telekomunikasi
            Workplace ini berbeda secara drastis dari workplace lima tahun yang lalu. Di dalam jangka waktu yang singkat itu berbagai aplikasi telekomunikasi telah disebar penggunaannya secara luas pada perusahaan yang besar dan kecil.

5.5.1 Pesan Elektronik (Electronic Mail)
            Pesan berbasis komputer dapat secara elektronik dimanipulasi, disimpan, dikombinasikan dengan informasi lain, dan dikirimkan melalui kabel telepon atau jaringan tanpa kabel. Dengan electronic mail (e-mail), pengirim memasukkan pesan sebagai input pada terminal, termasuk alamat dan instruksi routing untuk mengirimkan pesan ke penerima yang dituju. Pada pesan elektronik tersebut dapat disertakan objek elektronik seperti teks, gambar, suara, dan lain – lain. Sistem selanjutnya meneruskan pesan ke penerima dan penerima dapat membaca, mencetak, mengedit, atau mengirim kembali pesan tersebut. Electronic mail mengeliminasi penundaan waktu (time delays) dan permasalahan lainnya yang berhubungan dengan pengiriman surat secara fisik.

5.5.2 Videoconferencing
            Videoconferencing memungkinkan dua atau lebih orang untuk melakukan komunikasi tatap muka dengan suatu kelompok yang berada di lokasi lain tanpa harus menghadiri pertemuan. Walaupun keterbatasan pada audio dan video konferensi visual ini menghemat waktu dan biaya. Videoconferencing jauh lebih mahal dibanding audio conferencing.

5.5.3 Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange / EDI)
            Electronic Data Interchange (EDI) adalah transmisi elektronik dari dokumen bisnis yang rutin, berulang – ulang antara sistem – sistem komputer dari perusahaan –    perusahaan yang terpisah yang menjalankan bisnis satu sama lain.

5.5.4 Transfer Dana Elektronik (Electronic Fund Transfer/ EFT)
            Electronic Fund Transfer (EFT) pada saat ini digunakan secara meluas. Diantaranya adalah pengiriman dana secara elektronik (Electronically Routing Funds), debit dan kredit, pembayaran antar BANK, dan lain sebagainya. EFT mengeliminasi penundaan waktu sehubungan dengan pengiriman dokumen hard copy. EFT telah menjadi satu – satunya jalan yang praktis untuk mengatasi transaksi keuangan dengan jumlah besar pada industri perbankan.

5.5.5 Facsimiles
Peralatan Facsimiles (FAX) dapat menggunakan encoding analog atau digital. Analog encoding mengubah suatu halaman area putih dan area hitam ke dalam encoded sine waves. Sinyal selanjutnya dikonversi kembali menjadi area hitam dan putih untuk dicetak oleh mesin facsimiles penerima. Digital encoding mengubah suatu area halaman hitam dan putih ke dalam biner 1s dan 0s. Keuntungan yang utama menggunakan digital encoding adalah bahwa arus digital yang 1s dan 0s adalah sangat mudah untuk dikompres, terutama sekali dengan dokumen textual yang berisi sejumlah besar dari area putih (blank).

5.5.6 Telecommuting
Telecommuting merupakan penggunaan teknologi telekomunikasi untuk berkomunikasi secara elektronik.

5.5.7 Distance Learning
            Teknologi telekomunikasi memungkinkan banyak orang untuk belajar di luar kelas, proses ini disebut dengan distance learning. Distance learning dapat berbentuk point to point, ketika para siswa berkumpul pada suatu lokasi tertentu dan kelas ditransmisikan kepada mereka di waktu real (tempat berbeda, waktu sama). Para siswa dapat melihat dan mendengar professor, dan professor dapat mendengar siswa dan mungkin mampu melihat mereka juga.
by Facebook Comment

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar