[] [ ]readmore

Senin, 16 Januari 2012

Intelligent Systems


11.1 Artificial Intelligence (AI)
Artificial Intelligence adalah cara bekerjanya suatu mesin yang menyerupai cara berpikir atau kecerdasan manusia. Hal ini melibatkan pembelajaran proses berpikir manusia terlebih dahulu, yang selanjutnya merepresentasikan proses tersebut melalui mesin komputer, robot dan sejenisnya.Tujuan dari Artificial Intelligence adalah :
  • Membuat mesin semakin pintar atau cerdas.
  • Memahami apa yang dimaksud dengan kecerdasan.
  • Membuat mesin menjadi lebih bermenfaat.
Berikut hal-hal yang termasuk dalam karakteristik intelligence atau kecerdasan adalah :
  • Belajar dari pengalaman.
  • Memperoleh pengertian dari pesan yang ambigu atau bertentangan.
  • Memberikan respon yang cepat dan berhasil terhadap situasi baru.
  • Menggunakan alasan untuk memecahkan persoalan dan melakukan tindakan langsung secara efektif.
  • Berhadapan dengan situasi yang kompleks.
  • Memahami dengan jalan yang rasional.
  • Menerapkan pengetahuan untuk memanipulasi lingkungan (environtment).
Tujuan utama dari AI adalah membuat suatu mesin atau sistem yang menyerupai cara berpikir manusia. AI sering sekali dihubungkan dengan konsep pengetahuan. Komputer tidak dapat belajar atau memperoleh pengalaman layaknya manusia, namun komputer dapat menggunakan pengetahuan (knowledge) yang diberikan kepada komputer tersebut oleh tenaga ahli. Pengetahuan tersebut terdiri atas fakta, konsep, teori, metode heuristic, prosedur dan relationships.

11.1.1 Perbandingan Artificial Intelligence dengan Natural Intelligence
AI memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan Natural intelligence, diantaranya adalah :
  • AI bersifat permanen sedangkan natural intelligence dapat hilang. Contoh seorang pegawai akan membawa pengetahuan yang dimilikinya ketika ia pindah dari perusahaan tempat ia bekerja.
  • AI murah dibandingkan natural intelligence. Untuk beberapa kasus, mengembangkan atau membeli suatu intelligent system akan mengeluarkan biaya yang lebih murah dibandingkan menggunakan manusia untuk mengerjakan hal yang sama.
  • AI konsisten dan teliti
  • AI dapat didokumentasikan
Keputusan yang dibuat dengan menggunakan komputer akan mudah didokumentasikan dengan menelusuri aktivitas sistem.
  • Dengan menggunakan AI, dapat melakukan duplikasi dan penyebaran pengetahuan (knowledge) dengan mudah.
Sementara itu, Natural Intelligence juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan
AI, yaitu diantaranya :
  • Natural Intelligence kreatif.
  • Kemampuan untuk memperoleh pengetahuan telah diwariskan pada manusia sehingga manusia dapat berpikir kreatif.
  • Natural Intelligence memberikan keuntungan bagi manusia dengan memungkinkan manusia untuk langsung menggunakan pengalaman sensorik.
  • Natural Intelligence memungkinkan manusia untuk mengenali hubungan antara hal-hal, kualitas dan pola yang menjelaskan hubungan antar item.

11.1.2 Sistem Artificial Intelligence
Berikut beberapa intelligent system yang utama :
  • Expert Systems (ES)
Expert System adalah sistem komputer yang berfungsi untuk memberikan
saran kepada para pengguna dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang
sulit.
  • Natural Language Technology
Teknologi Natural Language yang dikenal dengan Natural Language Processing (NLP) yaitu teknologi yang memberikan pengguna kemampuan untuk berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa manusia.
  • Speech (voice) Understanding
Speech (voice) Understanding adalah pengenalan dan pemahaman oleh komputer terhadap suatu pembicaraan dalam bahasa tertentu. Robotic and Sensory Systems Sistem sensorik dikombinasikan dengan AI akan menghasilkan suatu system yang dinamakan dengan robotics. Robot adalah peralatan mekanik elektronik yang dapat diprogram untuk secara otomatis melakukan suatu tugas tertentu.
  • Computer Vision and Scene Recognition
Visual Recognition adalah penambahan suatu bentuk kecerdasan computer (computer intelligence) dan pengambilan keputusan untuk membuat informasi visual yang diterima dari mesin sensor dalam bentuk digital.
  • Intelligent Computer-Assisted Instruction (ICAI)
Computer-Assisted Instruction (CAI) merupakan basis pembelajaran secara elektronik (e-learning), dimana melibatkan kehebatan komputer ke dalam proses pendidikan. Metode CAI telah diterapkan pada pengembangan system Intelligent Computer-Assisted Instruction yang dapat mengajar manusia dengan membentuk teknik pengajaran agar sesuai dengan pola belajar dari tiap individu murid.
  • Machine Learing
Machine Learing merupakan sekumpulan metode yang berusaha mengajar komputer untuk memecahkan permasalahan atau untuk mendukung pemecahan masalah dengan melakukan analisis terhadap kasus-kasus terdahulu maupun yang sekarang.
  • Hadwriting Recognizers
Teknologi yang ditunjang oleh expert systems dan neural computing yang dapat mengenali tulisan tangan manusia.
  • Intelligent Agents
Intelligent Agents adalah agen yang berfungsi untuk melakukan berbagai macam tugas,

11.2 Expert Systems
Expert System adalah sistem komputer yang berfungsi untuk memberikan saran
kepada para pengguna dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang sulit.
Tujuan utama expert system adalah melakukan transfer keahlian dari para ahli
dengan mendokumentasikannya ke dalam komputer untuk selanjutnya digunakan
pengguna dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang sulit. Proses ini
melibatkan empat aktivitas :
1. Memperoleh pengetahuan(knowledge) dari ahli atau sumber-sumber lain.
2. Merepresentasikan pengetahuan (knowledge) di dalam komputer.
3. Mengambil kesimpulan dari pengetahuan (knowledge)
4. Melakukan transfer pengetahuan(knowledge) dan menggunakannya untuk
menyelesaikan permaslahan.
11.2.1 Kelebihan dan Keterbatasan Expert Systems
Expert System memiliki beberapa kelebihan, diantaranya sebagai berikut :
  • Meningkatkan hasil (output) dan produktivitas.
  • Meningkatkan kualitas dan kehandalan (reliability).
  • Mendapatkan pengetahuan yang jarang.
  • Meningkatkan layanan terhadap pelanggan.
  • Toleransi terhadap kesalahan.
  • Dapat mengambil keputusan dan menyelesaikan permasalahan yang kompleks.
Disamping kelebihan-kelebihan di atas, expert system juga memiliki beberap
keterbatasan, diantaranya adalah :
  • Pengetahuan yang ingin didapatkan terbatas.
  • Tidak ada satu solusi yang benar karena pendekatan para ahli dalam menyelesaikan permasalahan berbeda-beda.
  • Pengguna tidak sepenuhnya menggunakan keahlian sistem karena terbatasnya pemahaman terhadap sistem.
  • Untuk membangun ES dibutuhkan biaya yang besar.
  • Masalah pertanggung jawaban dari sistem atas pemberian saran atau solusi yang buruk.

11.2.2 Proses dari Expert System
Proses pada expert system dapat dibagi atas dua bagian yaitu system development
environment(lingkungan pengembangan sistem) dan consultation environment
(lingkungan konsultasi). Pada lingkungan pengembangan, proses dimulai dengan
mendapatkan pengetahuan dari para ahli atau dokumentasi sumber. Selanjutnya
pengetahuan tersebut diprogram di dalam sistem basis pengetahuan (system;s
knowledge base) bersama dengan fakta, yang biasanya dengan menggunakan
aturan “if-then”. Pada lingkungan konsultasi, pengguna menggunakan sistem dan
sistem mengumpulkan informasi dari pengguna yang biasanya dilakukan dengan
mengajukan pertanyaan. Selanjutnya sistem akan melakukan pencarian pada basis
pengetahuan (knowledge base) dan memberikan tindakan rekomendasi.

11.2.3 Komponen Expert System
Expert System memiliki komponen-komponen sebagai berikut :
a. Knowledge Base
Knowledge Base mengandung pengetahuan yang dibutuhkan untuk
melakukan pemahaman, perumusan, dan pemecahan permasalahan.
Knowledge Base terdiri dari dua elemen yaitu facts seperti permasalahan dan
rules.
b. Blackboard
Blackboard adalah area kerja memory yang digunakan untuk menyimpan
hasil dan juga merupakan basis data sementara yang digunakan oleh mesin
dalam melakukan tugas.
c. Brain
Brain dari expert system merupakan progam komputer yang menyediakan
metodologi untuk memberikan mempertimbangkan dan merumuskan
kesimpulan.
d. User Interface
User Interface berfungsi untuk memungkinkan terjadinya dialog antara
pengguna dengan komputer, yang biasanya direpresentasikan dalam bentuk
pertanyaan dan jawaban.
e. Explanation Subsystem
Explanation Subsystem berguna untuk menelusuri tanggung jawab untuk
suatu kesimpulan, yang berguna dalam melakukan transfer pengetahuan dan
penyelesaian permasalahan.
Expert System dan internet saling mendukung satu sama lan. Meluasnya
penggunaan internet memberikan kesempatan untuk menyebarkan dengan luas
pengetahuan kepada orang banyak.

11.3 Intelligent System Lainnya
11.3.1 Natural Language Processing and Voice Technology
Natural Language Processing(NLP) adalah komunikasi dengan komputer dalam bahasa yang biasa digunakan untuk berbicara. Aplikasi-aplikasi dari NLP adalahsebagai berikut :
  • Aplikasi dari Natural Language Processing
Natural Language Processing telah diterapkan pada beberapa area seperti
menyimpulkan suatu teks, analisis grammar, menterjemahkan dari suatu
natural language ke natural language lainnya dan lain sebagainya.
  • Voice (Speech) Recognition and Understanding (Pengenalan Suara dan
Pemahaman)
Voice (Speech) Recognition adalah proses yang memungkinkan pengguna
untuk berkomunikasi dengan komputer dengan cara ber bicara. Tujuan utama
dari Voice (Speech) Recognition adalah membuat komputer mengerti natural
speech dari suara manusia sebaik manusia dapat mendegarkannya.
  • Voice Portals
Voice Portals merupakan tempat informasi yang dapat diakses dengan
menggunakan suara.
  • Voice Generation (Voice Synthesis)
Voice Generation (Voice Synthesis) merupakan teknologi dimana computer dapat berbicara.

11.3.2 Neural Computing
Artificial Neural Network adalah model komputer yang menyamai atau melebihi jaringan saraf biologis. Beberapa area bisnis yang menggunakan artificial neural network diantaranya adalah:
  • Data mining : Menemukan data pada suatu basis data yang besar dan kompleks
  • Tax Fraud : Mengidentifikasi, meningkatkan, dan menemukan hal-hal yang tidak biasa atau tidak beres.
  • Financial Services : Mengidentifikasi pola pada data pemasaran dan lain sebagainya.
  • New Product Analysis : Meramalkan penjualan dan evaluasi pasar.

11.3.3 Case-Based Reasoning
Case-Based Reasoning merupakan proses adaptasi solusi yang sukses yang
digunakan terdahulu untuk menyelesaikan permasalahan baru. Proses diawali
dengan mencari solusi yang menyelesaikan permasalahan yang mirip dengan
permasalahan yang sekarang. Selanjutnya dilakukan adaptasi terhadap solusi
terdahulu tersebut untuk digunakan menyelesaikan permasalahan yang sekarang.

12.3.4 Fuzzy Logic
Fuzzy Logic berhubungan dengan ketidakpastian dengan menstimulan proses
qualitative human reasoning, dan membiarkan komputer untuk mengambil tindakan
yang kurang tepat dan secara logika. Pada pendekatan ini, pengambilan keputusan
bukan masalah benar atau salah, hitam atau putih, bahkan sering melibatkan “abuabu”
yang berarti tidak benar dan tidak salah.

11.4 Intelligent Agents
Intelligent Agent adalah perangkat lunak (software) yang merasakan lingkungannya dan selanjutnya membawa beberapa operasi atas nama pengguna atau program, dengan tingkatan autonomi tertentu dan juga merepresentasikan tujuan atau keinginan pengguna. Intelligent Agent memiliki kemampuan untuk memfasilitasi tugas-tugas sebagai berikut :
  • Akses informasi dan navigasi (Information access and navigation)
  • Menunjang pengambilan keputusan (Decision Support and empowerment)
  • Aktivitas kantor yang berulang (Repetitive Office Activities)
  • Mundane Personal Activities
  • Pencarian dan mendapatkan (Search and Retrieval)
  • Electronic Commerce Agents
  • Domain Experts
  • Aktivitas Manajemen (Management Activities)

Intelligent Agents memiliki aplikasi-aplikasi sebagai berikut :
  • User Interface Agents
Memonitor penggunaan dan menyarankan peningkatan. Contoh : Microsoft’s Wizard.
  • Operating System Agents
Menambah account, melakukan manajemen group,mengatur akses, menambah dan menghapus program dan peralatan, monitor licenses.
  • Spreadsheet Agents
Menawarkan saran untuk peningkatan, dapat mengajar pengguna pemula.
  • Workflow and Task Management Agents
Melaksanakan manajemen work flow, mengawasi aktivitas.
  • Software Development Agents
Membantu dalam aktivitas rutin seperti penyaringan data.

11.5 Virtual Reality
Virtual Reality adalah interaktif, menggunakan gambar tiga dimensi yang dihasilkan komputer dan disampaikan ke pengguna melalui tampilan head-mounted. Keuntungan dari virtual reality adalah lebih dari satu orang dapat berbagi dan berinteraksi pada lingkungan yang sama. VR dapat menjadi media yang sangat bermanfaat untuk komunikasi, kerjasama di bidang hiburan, dan belajar. Contoh aplikasi-aplikasi dari VR diantaranya adalah sebagai berikut :
Manufacturing
o Melatih pekerja
o Merancang, uji coba, dan vrtual prototyping dari produk dan proses
Transportation
o Perancangan mobil baru dan uji coba mobil
o Simulasi penerbangan kelas satu di pesawat
Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika Indonesia 232
Finance
o Menampilkan harga barang dan karakteristik
Military
o Pelatihan(pilot, astronot, supir)
Medicine
o Pelatihan pembedah dan perencanaan pembedahan atau operasi
o Merencanakan terapi fisik
Marketing
o Menyimpan dan menampilkan produk
o Belanja secara elektronik

11.6 Permasalahan Etika dan Global
11.6.1 Permasalahan Etika
Permasalahan etika berhubungan dengan penyalah gunaan kegunaan intelligent systems oleh pengguna. Selain itu, privacy juga menjadi masalah utama pada basis pengetahuan (knowledge base)

11.6.2 Permasalahan Legal (Legal Issues)
Penggunaan Intelligent systems menimbulkan permasalahan legal atau permasalahan yang berhubungan dengan hukum, diantaranya :
  • Siapa yang bertanggung jawab terhadap saran yang salah?
  • Siapa yang memiliki pengetahuan yang terdapat pada basis pengetahuan (knowledge base)?
  • Dapatkah manajemen memaksa para ahli untuk memberikan keahliannya?
  • Demikian beberapa permasalahan yang sering muncul dalam penggunaan intelligent system dan banyak permasalahan-permasalahan lainnya.
by Facebook Comment

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar